Investasi yang Efisien untuk Pengembangan Bisnis Koperasi Di Masa Pandemi
#Koperasi
# Coincore
# UKM
# Digital
16 Juni 2021

Penyebaran virus COVID-19 di Indonesia adalah salah satu kendala bagi seluruh sektor bisnis yang ada, tidak terkecuali sektor pelayanan transaksi keuangan seperti koperasi. Tidak hanya dari sektor bisnisnya, COVID-19 juga tidak pandang bulu dalam memberikan dampak negatif kepada setiap lapisan dalam bisnis, yang berskala besar maupun kecil dan menegah (UKM). Menurut data dari Kementrian Koperasi dan UKM mencatatkan bahwa sampai saat ini 43% anggotanya telah berhenti menjalankan bisnisnya. Hal itu didasar atas turunnya nilai konsumsi yang hanya tinggal 2,7% dan investasi yang hanya tersisa 1,7%.

Dengan keadaan ini, Coincore sebagai sistem koperasi digital hadir untuk membantu koperasi dan UKM dalam melewati masa sulit ini dengan menyediakan sistem yang dapat mendorong tingkat pelayanan kepada anggota yang diberikan oleh koperasi. Koperasi dapat membuat produk-produk keuangan yang relevan dengan kebutuhan pasar saat ini dengan konfigurasi sistem yang fleksibel. Selain itu akses transaksi keuangan yang mudah dengan aplikasi mobile membuat bisnis koperasi dapat dijalankan tanpa harus melakukan tatap muka langsung yang tidak disarankaan di masa pandemi COVID-19 ini.

Diharapkan dengan usaha ini, Coincore sebagai software koperasi digital bersama koperasi dan UKM dapat berkolaborasi dalam mengingkatkan sektor produksi dan investasi di Indonesia yang sedang dalam keadaan yang lesu. Selain itu Coincore berharap dapat membantu koperasi dan UKM untuk dalam mepertahankan eksistensinya di masa sulit seperti ini dan dapat menjadi sarana dari pendewasaan bisnis koperasi dan UKM di Indonesia untuk menghadapi masa depan.

Mulai digitalisasi koperasi Anda sekarang! Klik di sini

Pelajari lebih lanjut seputar Coincore dan dapatkan penawaran-penawaran menarik terkait produk Coincore yang dapat mengembangkan koperasi Anda! Klik di sini

Berita Lainnya
...
Meningkatkan Eksistensi Koperasi di Tanah Air
#koperasi
# ukm
16 Juni 2021

Coincore -  Meningkatkan ekstensi koperasi di tanah air memang sudah menjadi cita-cita para pendahulu sejak lama. Namun pada perjalanannya, ambisi itu belum bisa diwujudkan. Ia membutuhkan beberapa strategi untuk menjadi wadah dalam mensejahterakan masyarakat. Berikut adalah beberapa strategi untuk meningkatkan eksistensi koperasi di tanah air :1. Peningkatan anggota peroranganPada dasarnya lebih penting jumlah anggota perorangan daripada jumlah koperasi, karena sebagai kumpulan orang kekuatan ekonomi bersumber dari anggota perorangan. Ada dua faktor keanggotaan yang perlu diperhatikan, yaitu kemampuan ekonomi dan tingkat kecerdasan anggota. Kemampuan ekonomi anggota penting karena dapat digerakkan untuk menyusun investasi, sedangkan kecerdasan anggota sangat menentukan mutu manajemen yang sifatnya partisipator dalam rapat anggota sebagai kekuasaan tertinggi dengan satu anggota satu suara.2. Peningkatan modalJumlah modal dari dalam dapat digunakan sebagai salah satu indikator utama dari kemandirian koperasi. Semakin besar modal dari dalam berarti kemandirian koperasi tersebut semakin tinggi. Indikator kemandirian yang lain adalah keberanian manajemen untuk mengambil keputusan sendiri.3. Peningkatan volume usahaApabila volume usaha suatu koperasi semakin besar, maka potensinya sebagai perusahaan akan mengiringi pula, sehingga dapat memberikan pelayanan dan jasa yang lebih baik kepada para anggota. Kemampuan pemasaran yang masih terbatas pada beberapa jenis komoditi, dan belum terbinanya jaringan dan mata rantai pemasaran produk koperasi secara terpadu menyebabkan koperasi sulit untuk berkembang. Dapat disimpulkan bahwa dengan skala usaha yang kecil yang dilaksanakan oleh koperasi menyebabkan koperasi sulit untuk berkembang. 4. Jaringan Pasar era digitalStrategi ini bertujuan untuk mencari pangsa pasar yang lebih luas agar dapat memperoleh kentungan yang lebih besar. Pelayanan koperasi umumnya hanya terfokus pada internal koperasi saja. Namun koperasi akan lebih berdaya saing jika koperasi mampu membentuk jaringan usaha. Teknologi internet memiliki peran yang ganda, artinya internet sebagai teknologi dapat berlaku sebagai faktor lingkungan makro yang mempengaruhi kinerja perusahaan, tetapi teknologi internet juga dapat menjadi sumber daya (market resource), yang digunakan untuk meningkatkan kinerja pemasaran dan berdampak pada prospek perusahaan. Data statista menunjukkan bahwa jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 95,2 juta jiwa. Dalam hal ini, tentunya internet dan media sosial akan memberikan fasilitas dan potensi marketing yang menjanjikan, untuk mewujudkan koperasi digital.5.Komitmen pemerintah untuk menempatkan koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional. Hal ini ditunjukkan dengan dikuasainya sebagian besar aset usaha nasional oleh sebagian kecil kelompok usaha besar. Jadi dengan adanya kebijakan pemerintah disini koperasi tidak akan merasa di anak tirikan, artinya koperasi sebagai penyokong kesejahteraan rakyat dapat mendapatkan perhatian yang lebih dari pemerintah. Memberi bimbingan berupa penyuluhan, pendidikan ataupun melakukan penelitian bagi perkembangan koperasi serta bantuan konsultasi terhadap permasalahan koperasi adalah langkah awal yang harus dijejaki. Sumber : Adhika Ramadanaimage @hiilhams via Twenty20

Read Details >